Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Menyusui

Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Menyusui
Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Menyusui

Menyusui menjadi momen penting bagi seorang ibu untuk mencukupi nutrisi bagi sang buah hati.  Hal ini disebabkan karena menyusui merupakan makanan terbaik yang bisa ibu berikan untuk mencukupi nytrisi yang dibutuhkan oleh sang buah hati untuk membantu tumbuh kembangnya.

Selain sang buah hati, saat masa menyusui, ibu juga membutuhkan nutrisi dua kali lipat dari orang biasa. Hal ini disebabkan karena selain ibu membutuhkan makanan untuk dirinya, sang ibu juga harus memberi makan sang buah hati melalui ASI.

Untuk memenuhi nutrisi selama masa menyusui, ibu yang menyusui harus memilih makanan yang tepat dengan kandungan gizi yang cukup untuk dirinya dan buah hati. Kandungan gizi yang besar pada makanan tersebut akan membantu memperbaiki kualitas ASI.

Nah, selain itu, ketika menyusui, seorang ibu biasanya akan memiliki tekanan darah yang rendah karena harus sering terjaga di malam hari dan memiliki tidur yang lebih sedikit dibanding orang biasanya. Untuk itu, sang ibu juga harus memperhatikan kandungan zat besi dari makanan yang di makan sehari- hari. Sebab bayi yang menyusui juga menyerap zat besi dari sang ibu saat menyusui, sehingga zat besi yang di konsumsi ibu harus dua kali lipat lebih banyak dari zat besi orang biasa.

Zat besi ini dibutuhkan oleh ibu yang menyusui untuk menambah darah. sebab zat besi merupakan salah satu jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengangkut oksigen menuju sel-sel darah di dalam tubuh. Tanpa zat besi, tubuh tidak dapat mempertahankan atau memproduksi sel darah merah yang sehat.

Nah, berikut adalah beberapa Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Menyusui :

Daging Sapi Tanpa Lemak


Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu  sumber makanan yang mengandung banyak  zat besi.  Daging sapi juga mengandung mineral seng  yang dapat membantu memelihara daya ingat . selain itu, daging sapi tanpa lemak baik untuk konsumsi di malam hari terutama untuk menurunkan berat badan ibu dengan cara yang sehat. Sekerat daging sapi atau setara 200 gram untuk menu makan malam adalah pilihan menu diet paling baik bagi iu selama masa menyusui. Kandungan protein di dalamnya juga baik untuk membangun otot. Zat asam amino yang terkandung di dalam daging sebagai sumber protein hewani dapat memperkuat otot dan membakar lemak dalam tubuh, sehingga ibu menyusui akan tetap fit.

Kacang-Kacangan


Untuk ibu hamil dan menyusui, kacang- kacangan akan memperlancar peredaran darah dan akan memperbanyak ASI untuk bayi. Kacang-kacangan mengandung vitamin B, vitamin C, vitamin B1, vitamin B6, vitamin K, vitamin A, vitamin E, vitamin C, protein, zat besi, magnesium, fosfor, kalsium, kalium, mangan, asam folat, dan asam lemak omega 3. Kacang-kacangan diperlukan untuk pengembangan sistem saraf pada bayi dan dapat memulihkan kesehatan ibu setelah melahirkan dengan cepat dan segar bugar setelah melahirkan. Contoh kacang yang bisa ibu konsumsi adalah kacang hijau yang bisa direbus atau di buat bubur kacang hijau.

Sayuran Hijau


Sayuran berdaun hijau seperti  bayam, katuk, dan brokoli merupakan sumber mineral dan vitamin serta phytoestrogen yang diyakini untuk meningkatkan laktasi. Sayuran berdaun hijau kaya akan kandungan protein, thiamin, asam folat, kalsium, kalium, zat besi dan Vitamin lainnya yang dibutuhkan tubuh ibu selama masa menyusui. Bahkan kandungan zat besi yang terkandung dalam Sayuran hijau  juga akan membantu tubuh memproduksi hemogloin yang membantu mencegah anemia yang sering sekali terjadi pada masa menyusui.

Buah Beri


Segala jenis buah beri, seperti blackberry, bluberi, stroberi dll, mengandung senyawa flavonoid yang dikenal dengan antioksidan. flavonoid ini sangat berguna untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Buah beri juga diperkaya vitamin C, folat, dan serat, yang sangat dibutuhkan ibu selama masa menyusui. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya bayi. Biji dari buah beri ini juga ternyata kaya akan asam lemak  omega - 3.

Susu


Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Susu juga mengandung banyak vitamin B12 yang berperan untuk pembentukan sel darah merah, kalsium untuk kekuatan tulang, karbohidrat untuk energi optimal, magnesium untuk pembentukan otot, fosfor untuk menyimpan dan mengeluarkan energi, kalium untuk sistem saraf yang baik, protein untuk pertumbuhan dan proses penyembuhan, riboflavin untuk kesehatan kulit, dan zinc untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu selama masa menyusui.

Kuning Telur


Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak, yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. Kolin pada wanita berfungsi meningkatkan penyerapan asam folat yang dibutuhkan selama masa menyusui.

Selain itu, vitamin B2 yang terdapat pada kuning telur akan membantu penyerapan dan penggunaan vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, asam folat, dan zat besi. Kekurangan oksigen dalam sel darah merah dapat menyebabkan pingsan atau pusing karena oksigen yang tersuplai ke otak tidak cukup.

Ubi Jalar


Ubi jalar mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, fosfor, serta  beta karoten penghasil antioksidan, yang menjaga kekebalan dan daya tahan tubuh seseorang. Ubi jalar juga mengandung zat besi dan vitamin lainnya sebagai penunjang pembentukan sel darah merah pada ibu dan bayi, sehingga dapat mencegah terjadinya kekurangan darah atau anemia pada ibu menyusui. Dengan mengonsumsi ubi, maka ibu akan mengurangi resiko anemia selama masa menyusui.

Brokoli


Brokoli mengandung kalsium dan asam folat, yang merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk ibu menyusui. Disamping itu, terdapat pula serat dan antioksidan yang berguna untuk melancarkan sistem pencernaan dan memerangi berbagai jenis penyakit. Juga terkandung vitamin C yang sangat dibutuhkan ketika masa menyusui untuk membantu penyerapan zat besi lebih sempurna.

Jantung Pisang


Jantung pisang ternyata juga memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Berdasarkan penelitian, setiap 25 gram jantung pisang mengandung 31 kkal kalori, 1,2 gram senyawa protein, 0,3 gram lemak, 7,1 gram karbohidrat. Jantung pisang juga mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan mineral penting seperti fosfor, kalsium dan zat besi.

Zat besi pada jantung pisang berfungsi untuk pembentukkan sel darah merah dan hemoglobin. Jantung pisang juga bersifat anti koagulan yang dapat mencegah terjadinya penggumpalan darah. selain itu, zat gizi pada jantung pisang hampir sama dengan zat gizi yang terkandung di dalam daun katuk. Karena itu, jantung pisang juga bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas ASI.

Cokelat


Cokelat juga merupakan sumber zat besi dan magnesium yang ibu butuhkan selama masa menyusui. Cokelat juga kaya akan flavonoid, yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat menetralkan efek buruk dari radikal bebas yang dapat menghancurkan sel-sel jaringan tubuh. Selain flavanoid, zat besi dan magnesium, cokelat juga mengandung theobromine, senyawa alkaloid bersifat stimultan ringan yang dapat menstimulasi sel saraf sehingga menimbulkan perasaan bersemangat dan segar. Selain sebagai stimultan, theobromine dipercaya memiliki mood elevating effects.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Makanan Penambah Darah Untuk Ibu Menyusui"