Makanan Agar Cepat Haid

adsense 336x280
Makanan Agar Cepat Haid
Makanan Agar Cepat Haid

Haid adalah sebuah siklus yang normalnya seetiap bulan dirasakan oleh seorang wanita. Haid terjadi untuk melepaskan jaringan tubuh yang tidak lagi berguna bagi tubuh wanita. Haid menjadi salah satu cara tubuh dalam menumpahkan lapisan rahim ketika seseorang wanita sedang tidak hamil.

Haid menjadi periode penting dalam hal reproduksi wanita. Setiap wanita akan mengalami haid kurang lebih 400 kali, sejak haid pertamanya, hingga memasuki masa menopause. Siklus haid normal dapat dilihat dari 3 hal, yaitu interval, lama, dan volume. Dan di luar dari 3 hal tersebut ,bisa disebut sebagai pendarahan rahim abnormal (abnormal uterine bleeding) atau gangguan haid.

Siklus Haid yang teratur atau normal terjadi setiap satu bulan sekali. Namun sayangnya, banyak wanita yang mengalami haid atau haid yang tidak teratur. Siklus Haid terlambat bisa terjadi beberapa hari, minggu, bahkan beberapa bulan. 

Masalah ini secara signifikan bisa mempengaruhi kehidupan wanita tersebut dan jika kondisi ini tidak segera diperhatikan, maka efeknya bisa lebih buruk lagi. Nah, untuk itu, berikut adalah beberapa makanan agar cepat haid :


1. Pepaya

Buah Pepaya

Buah pepaya diyakini sangat membantu dalam merangsang hormon wanita. hal ini karena buah pepaya mengandung lebih dari 50 vitamin dan mineral, termasuk vitamin A, C dan E. kandungan vitamin A yang melimpah pada pepaya, khususnya pepaya muda, mampu memberi rangsangan kepada indung telur untuk memproduksi hormon kewanitaan. Selain itu, rajin mengkonsumsi pepaya secara rutin selama 7 hari, ternyata dapat melancarkan haid. Hal ini tentu karena di dalam buah pepaya terdapat kandungan karoten, suatu vitamin yang dikonversi menjadi vitamin A, yang dapat merangsang lancarnya siklus haid. 

2. Biji Gandum

Biji Gandum

Kandungan karbohidrat di dalamnya dapat menyuplai vitamin dan mineral bagi tubuh. Serta serat pada biji gandum akan membuat keadaan tubuh jadi stabil ketika haid.

3. Jahe

Jahe

Jahe mengandung senyawa yang bernama gingerol, yang merupakan salah satu senyawa yang bisa mencegah terjadinya pergumpalan darah. Gingerol yang terdapat pada jahe bersifat antikoagulan yang akan mencegah terjadinya penggumpalan dalam darah, sehingga jahe bermanfaat untuk menjaga keteraturan siklus haid bagi wanita. Jahe yang dicampurkan dengan gula merah dalam teh juga dapat mengurangi rasa kram pada saat datang bulan dan melancarkan proses haid.

4. Seledri 

Seledri

Daun selada kaya akan lutein dan beta-karoten. Juga memasok vitamin C dan K, kalsium, serat, folat, dan zat besi. Vitamin K berfungsi membantu pembekuan darah. Nutrisi lainnya adalah vitamin A dan B6, asam folat likopen, kalium, dan zeaxanthin. Daun selada mengandung alkaloid yang bertanggung jawab untuk efek terapeutik. Namun daun selada yang sudah dicuci dan disobek cepat kehilangan kandungan vitamin C dan asam folat. Fungsi asam folat antara lain membantu reaksi penting metabolisme asam amino dan membantu pembentukan sel darah merah dan sel darah putih dalam sumsum tulang.

Daun selada juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Hal ini dapat dijadikan penambah darah, bagi orang yang memiliki masalah pada kekurangan darah. sebab salah satu faktor haid tidak lancar adalah disebabkan karena rendahnya zat besi yang dikonsumsi sehari-hari.

Selain itu, seledri juga disebut sebagai makanan emmenagogic, yaitu makanan yang dapat merangsang aliran darah pada pelvis dan uterus, serta merangsang kontraksi pada uterus agar haid menjadi lancar. 

5. Daging Merah

Daging Merah

Daging adalah jenis makanan yang memiliki kombinasi protein, lemak dan mengandung banyak  zat besi. Unsur lemak yang terkandung di dalam makanan ini berfungsi untuk melambatkan proses pencernaan agar protein memiliki cukup waktu untuk berinteraksi dengan asam lambung. Sedangkan zat besi adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan proses pertumbuhan. Fungsi zat besi untuk tubuh adalah sebagai mineral yang mengangkut oksigen menuju sel-sel darah di dalam tubuh. Konsumsi daging merah yang kaya akan zat besi akan mencegahmu dari anemia dan gejala PMS. Namun jangan berlebihan dalam mengonsumsinya.

6. Bayam

Bayam

Zat besi yang didapat dari sayuran hijau seperti bayam mampu meningkatkan hemoglobin ke sel-sel tubuh dan memberikan energi bagi  tubuh. Selain mengandung banyak vitamin A dan K, bayam ternyata juga mengandung banyak zat besi yang membantu dalam proses pembentukan hemoglobin atau sel darah merah di dalam tubuh. Di dalam 100 gram bayam mengandung 3.5 mg zat besi.


7. Jeruk Nipis

Jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dibandingkan jenis jeruk lainnya. Jeruk nipis mengandung minyak limonene dan linalool, juga flavonoid, seperti poncirin, hesperidine, rhoifolin dan naringin. Kandungan buahnya yang masak adalah synephrine dan N-methyltyramine, selain asam sitrat, kalsium, fosfor, besi dan vitamin A, B1, dan C. Asam sitratnya mampu mencegah kambuhnya batu ginjal pada pasien pasca operasi.

Jeruk Nipis

Selain digunakan untuk penyedap makanan jeruk nipis bisa menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain: ambeien, amandel, anyang-anyangan, batuk, batuk disertai influenza, bau badan, batu ginjal, difteri, demam, jerawat, radang tenggorokan, tekanan darah tinggi, sakit gigi, pegel linu, terkilir, haid tidak teratur, dan lain sebagainya.


8. Daun Ubi Kayu 

Daun Ubi Kayu

Daun ubi kayu atau daun singkong adalah jenis sayuran yang banyak terdapat di Indonesia. Kandungan zat gizi daun ubi kayu  pun tidak kalah dengan sayuran lain di Indonesia. Daun ubi kayu mengandung protein, Serat, lemak, kalori, karbohidrat,  vitamin A , C , B17, dan mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi. Dan nutrisi yang tertinggi per 100g nya adalah protein(3.7), Serat(0.6), Kalori(37), lemak(0.2), dan karbohidrat (7.3). Daun ubi kayu memiliki kandungan zat besi yang tinggi, yaitu 3.5 mg zat besi. Zat besi akan meningkatkan hemoglobin ke sel-sel tubuh dan memberikan energi bagi  tubuh.


9. Kacang Arab

Kacang Arab

Kacang arab atau kacang garbanzo merupakan kacang yang sering kali menjadi salah satu oleh-oleh yang khas ketika seseorang pulang dari menjalankan ibadah umroh ataupun haji. Selain enak dimakan, kacang arab juga mengandung zat besi yang tinggi. Zat besi yang terdapat dalam kacang arab adalah 5 mg zat besi per 100 gramnya. Zat besi di dalam kacang arab merupakan suplemen alami untuk wanita yang sedang haid, hamil, dan menyusui. Zat besi ini pun dipercaya bisa meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Zat penting ini juga berperan dalam meningkatkan sistem metabolisme, yang menjadi syarat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.


10. Kunyit 

Kunyit

Kunyit memiliki sejumlah kandungan mineral, yaitu: magnesium besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal, seng, kobalt, aluminium dan bismuth. Namun kandungan yang utama di dalam kunyit adalah kurkumin dan minyak atsiri. Kurkumin dan minyak atsiri berfungsi untuk pengobatan hepatitis, antioksidan, gangguan pencernaan, anti mikroba, anti kolesterol, anti HIV, anti tumor (menginduksi apostosis), menghambat perkembangan sel tumor payudara, menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar, anti invasi, anti rheumatoid arthritis (rematik), diabetes melitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar dan perut mulas saat haid.

11. Semangka

Semangka

Semangka kaya akan nutrisi seperti karbohidrat, energi, lemak, serat pangan, gula, protein dan air. Jenis vitamin pada buah ini misalnya betakaroten, tiamin (Vit. B1), riboflavin (Vit. B2), niacin (Vit. B3), vitamin B5, asam pantotenat, vitamin B6, folat, dan vitamin C. Sedangkan mineral yang tertanam di dalamnya adalah kalsium, fosfor, kalium, magnesium, seng, dan zat besi.

Likopen yang terkandung dalam buah semangka berperan penting untuk menjaga kesehatan organ jantung dan melancarkan jalannya sirkulasi darah menuju jantung, sehingga akan melancarkan siklus haid.

Demikian mengenai Makanan Agar Cepat Haid, semoga dapat menjadi informasi bermanfaat untuk pembaca setia caramakan.com
adsense 336x280

1 Response to "Makanan Agar Cepat Haid"